MUI Ajak Umat Islam di Kota Bogor Untuk Datang Ke TPS

“Jadi mengajak seluruh Islam, para ulama, dan Kiayi untuk menyalurkan pilihannya  pada 14 September mendatang,“ kata Adam dihadapan ratusan umat Islam dalam pengajian MUI,  dan silaturahim Idul Fitri 1434 hijriah, sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 68 di  Masjid Raya Bogor, Jalan Pajajaran Kecamatan Bogor Timur,  Kamis (5/9/2013).
Adam mengingatkan,  walaupun berbeda pilihan umat Islam di Kota  Bogor agar tetap menjaga keutuhan, jangan bercerai berai, “ Jadi, walaupun berbeda pilihan jangan berantam, ini makna dari pada silaturahmi, “ingatnya.
Oleh karena itu, kata Adam, pihaknya sengaja mengundang silaturahim  untuk menjaga tetap kerukunan, dan kedamaian umat Islam di Kota Bogor.  “Mari kita do’akan pelaksanaan Pilwalkot Bogor bisa berjalan dan aman, “ ajaknya. 
Sementara itu, walikota Bogor dalam sambutannya disampaikan Sekretaris DPRD Kota Bogor Edang M. Kendana mengajak  para ulama untuk sedini mungkin mencegah kemungkinan terjadinya aksi kekerasan masa yang terpicu oleh masalah pemilu kepala daerah. 
“Tinggal beberapa hari lagi kita akan mengikuti pemilu Walikota dan Wakil Walikota Bogor. Saya meminta kepada para ulama untuk bersama-sama terus mengingatkan umat agar tidak terprovokasi oleh isyu apapun dan oleh siapapun terkait pemilu walikota dan wakil walikota Bogor, “ ingatnya. 
Ditegaskan, umat perlu terus diingatkan agar bersama-sama menjaga ketentraman dan kedamaian menjelang dan sesudah berlangsungnya agenda konstitusional itu.  “Terlalu mahal harganya apabila ketentraman dan kedamaian serta semangat persaudaraan didalam kehidupan masyarakat rusak akibat akses penyelenggaraan pemilu, “ tukasnya.



Walikota berharap para ulama bisa tetap memelihara sikap bijaksana dan sikap lebih matang serta lebih dewasa didalam pelaksanaan pemilu. Hal itu, diperlukan karena hakekatnya  para ulama adalah para pengawal atau penjaga nilai-nilai moral di kehidupan masyarakat, sehingga tidak boleh lemah dan peran itu tidak boleh surut.
Silaturahim umat Islam dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri  KH Muhyiddin Junaidi,  Dewan penasehat MUI Kota Bogor KH Husni Tamrin. 
Selain itu dihadiri Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq  atau nama lengkapnya Muhammad Rizieq bin Hussein Shihab.  Habib Rizieq pada kesempatan  tersebut tampil sebagai penceramah. (met)
Editor : yan

CopyRight@Kantor Kominfo Kota Bogor