KPU Kota Bogor Matangkan Persiapan Pileg dan Pilpres

 

Pleno yang dipimpin langsung Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna ini membahas sejumlah agenda penting terkait dengan persiapan pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan digelar 9 April  mendatang.

Divisi Perencanaan, Anggaran, Logistik, Rumah Tangga, dan Umum KPU Kota Bogor, Edi Kholki Zaelani mengungkapkan, pleno komisiner KPU membahas  PPK telah berakhir masa kerja mereka pada 31 Desember lalu.

Oleh karena itu,  kata Edi, harus ditetapkan kembali mengenai keanggotaan PPK Sebelum  menetapkan kembali PPK yang akan bertugas dalam Pileg dan Pilpres, KPU akan mengevaluasi kinerja mereka selama penyelenggaraan Pilwakot Bogor lalu," jelas Edi.

Selain itu yang akan di evaluasi Sekretariat PPK. Untuk itu  sambungnya, KPU akan berkoordinasi dengan Walikota Bogor  termasuk dengan Camat dan Lurah.

Edi mengatakan, dalam rapat KPU juga dibahas mengenai adanya surat edaran dari KPU Provinsi Jawa Barat, yang menegaskan agar seluruh KPU Kota/Kabupaten untuk segera melaporkan bilamana ada kekurangan logistik

Kaitan dengan kesiapan logistik untuk pelaksanaan Pileg 9 April nanti, Edi menyebutkan, akan datang kembali ribuan bilik suara yang dikirim KPU Provinsi Jabar. Jumlah keseluruhannya mencapai 5.056 buah, yang merupakan kekurangan dari sekitar dua ribuan bilik suara yang saat ini ada di KPU Kota Bogor.

KPU Kota Bogor, jelas Edi, telah menjadwalkan pendistribusian logistik untuk Pileg yakni pada 1-5 April, logistik akan didistribusikan ke seluruh PPK. Sedangkan pada 4-8 April, logistik secara berjenjang didistribusikan oleh PPK ke Panitia Pemungutan Suara (PPS). Terakhir, PPS akan menyalurkannya ke Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) pada 8 April atau H-1  pelaksanaan Pileg.

CopyRight@Kantor Kominfo Kota Bogor