Profil Kelurahan Bojongkerta


Alamat : Jl. Bojong Pesantren Rt 03/ 02
Telpon : (0251) 8248736
Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

LATAR BELAKANG

Sesuai dengan paradigma baru pembangunan, dengan telah diberlakukannya Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Jo Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 3 tahun 2005 tentang perubahan atas undang-undang nomor 32 tahun 2004, maka pola pembangunan menjadi berubah dari top down menjadi buttom up. Hal ini berarti bahwa Pola Pembangunan lebih berorientasi kepada kebutuhan masyarakat dari pada berorientasi kepada kebutuhan pemerintah, dimana perencanaan masyarakat menjadi kebutuhan mendasar dalam rangka proses pembangunan berkelanjutan, dimana hasil pembangunan itu sendiri ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat.
Sebelum diterapkannya Otonomi Daerah, sebenarnya pola perencanaan partisipatif ditingkat pedesaan/Kelurahan sudah lama dikembangkan yang dikenal dengan kegiatan Musyawarah Pembangunan Desa (Musbangdes) melalui Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD).
Saat ini kesadaran masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan belum terbangun secara otomatis, sehingga segala sesuatu bentuk kebutuhan pembangunan masih sepenuhnya mengandalkan bantuan pemerintah dalam upaya membangkitkan kesadaran masyarakat dengan melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.

SEJARAH KELURAHAN BOJONGKERTA

Asal mula berdirinya Kelurahan Bojongkerta Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Kelurahan Bojongkerta pada awalnya adalah bagian dari Desa Rancamaya yang waktu itu masih masuk wilayah Kabupaten Bogor. Seiring pesatnya perkembangan penduduk sehingga pada tahun 1984 dengan berbagai kajian yang dilaksanakan sebelumnya dan hasil kajian pada saat itu adalah pemekaran desa, maka wilayah Desa Rancamaya dipecah menjadi 3 (tiga) desa yaitu :

-        Desa Rancamaya (sebagai induk desa)

-        Desa Bojongkerja

-        Desa Kertamaya

Pada Bulan Agustus 1995 berdasarkan kajian dari pemekaran Kota Madya Bogor, Desa Bojongkerta berubah status wilayahnya dari Kabupaten Bogor menjadi Kota Madya Bogor dengan perangkatnya yang pada saat itu masih berstatus honor daerah.
Pada Bulan September 2000, Perangkat Desa Bojongkerta diangkat menjadi Tenaga Kerja Kontrak Pemerintah Kota Bogor, sejak saat itu juga status Desa Bojongkerta berubah menjadi Kelurahan Bojongkerta.

PROFIL KELURAHAN BOJONGKERTA

a. Visi dan Misi Kelurahan Bojongkerta

Visi :
“ Mewujudkan Kelurahan Religius berbasis Ekonomi  Kerakyatan menuju Kemandirian”

Misi :

  • Meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan keagamaan
  • Meningkatkan sarana prasarana penunjang pendidikan formal dan non formal
  • Peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan standar pelayanan frima
  • Menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat melalui lembaga-lembaga ekonomi mikro.



b. Letak Geografis

Secara administratif  Kelurahan Bojongkerta terletak di Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor yang memiliki 6 (enam) RW dan 28 (dua puluh delapan) RT, dengan luas wilayah sekitar 216.785 Ha, adapun letak Kelurahan Bojongkerta berbatasan dengan wilayah :

  • Sebelah Utara             : Kelurahan Kertamaya;
  • Sebelah Timur             : Kelurahan Harjasari;
  • Sebelah Selatan          : Jalan Kabupaten/Kota/Desa Bitungsari;
  • Sebelah Barat             : Kelurahan Rancamaya;

Luas wilayah 216.785

RW =   6
RT  = 28

Pendidikan,,   TK 1  Jmlh Murid 25 Orang,, SD 1 Jmlh Murid 528 Orang,,SMP 1 Jmlh Murid 485,, MA 1 Jmlh Murid 45 Orang,,

Data Ekonomi,,

 

A. PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI

1. Prasarana Transportasi Darat

Jenis Sarana dan Prasarana

Baik (km atau unit)

Rusak (km atau unit)

1.1. Jalan Desa/Kelurahan

1. Panjang jalan aspal

6


2. Panjang jalan macadam



3. Panjang jalan tanah

2


4. Panjang jalan sirtu



5. Panjang jalan konblok / semen / beton

2


1.2. Jalan antar Dese/ Kelurahan / Kecamatan

1. Panjang jalan aspal

 

 

2. Panjang jalan macadam



3. Panjang jalan tanah



4. Panjang jalan sirtu



5. Panjang jalan konblok / semen / beton



1.3. Jalan Kabupaten yang melewati Desa / Kelurahan

1. Panjang jalan aspal



2. Panjang jalan macadam



3. Panjang jalan tanah



4. Panjang jalan sirtu



5. Panjang jalan konblok / semen / beton



1.4. Jalan Provinsi yang melewati Desa / Kelurahan

1. Panjang jalan aspal



2. Panjang jalan macadam



3. Panjang jalan tanah



4. Panjang jalan sirtu



5. Panjang jalan konblok / semen / beton



1.5. Jembatan Desa / Kelurahan

1. Jembatan beton

 


2. Jembatan besi



3. Jembatan kayu



1.6. Prasarana Angkutan Darat

1. Jumlah pangkalan ojek

6


2. Jumlah Stasiun KA



3. Terminal bis/angkutan pedesaan / perkotaan



 

2. Sarana Transportasi Darat

Bus umum


Truck umum


Angkutan Per-Desa / Kelurahan


Ojek

 

Delman / bendi / cidomo


Becak

 

Kereta Api


 

B. PRASARANA KOMUNIKASI DAN INFORMASI

1. Telepon

Telepon umum

 

Wartel

 

Warnet

6

Jumlah Pelanggan Telkom

 

Jumlah Pelanggan GSM

3000

Jumlah Pelanggan CDMA

 

Sinyal telepon selular / Handphone

 

 

2. Kantor Pos

Kantor pos


Kantor pos pembantu


Tukang pos

 

 

3. Radio/TV

TV umum

11

Jumlah radio

 

Jumlah TV

 

Jumlah parabola

 

 

C. PRASARANA AIR BERSIH DAN SANITASI

1. Prasarana air bersih

Jumlah sumur pompa

3

Jumlah sumur gali

7

Jumlah hidran umum

12

Jumlah PAH


Jumlah tangki air bersih

2

Jumlah embung


Jumlah mata air

1

Jumlah bangunan pengolahan air bersih/air minum


 

2. Sanitasi

Jumlah drainase / saluran pembuangan air limbah

Ada

Sumur resapan air rumah tangga

 

Jumlah MCK Umum

18 unit

Pemilik jumlah jamban keluarga

250 KK

Kondisi saluran drainase / saluran pembuangan air limbah

 


D. PRASARANA DAN SARANA PEMERINTAHAN

1. Prasarana dan Sarana Pemerintahan Desa/Kelurahan

Gedung Kantor

Ada

Kondisi

Baik

Jumlah ruang kerja

7 Ruang

Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya

Ada

Listrik

Ada

Air bersih

Ada

Telepon

Ada

Rumah Dinas Kepala Desa / Lurah

Tidak ada

Rumah dinas perangkat desa / kelurahan

Tidak ada

Inventaris dan alat tulis kantor

Jumlah mesin tik

3 buah

Jumlah meja

10 buah

Jumlah kursi

25 buah

Jumlah almari arsip

3 buah

Komputer

5 unit

Mesin fax

 

Kendaraan dinas

3 bunit

 

G. PRASARANA PERIBADATAN

Jumlah masjid

12 buah

Jumlah Langgar / Surau / Mushola

28 buah

Jumlah Gereja Kristen Protestan

 

Jumlah Gereja Khatholik

1 buah

Jumlah Wihara

 

Jumlah Pura

 

Jumlah Klenteng

 

 

H. PRASARANA OLAH RAGA

Lapangan sepak bola

2 buah

Lapangan bulu tangkis

 

Meja pingpong

 

Lapangan tenis

 

Lapangan voli

 

Lapnagan golf


Pacuan kuda


Arum jeram

 

Lapangan basket

 

Pusat kebugaran

 

Gelanggang remaja

 

 

I. PRASARANA HIBURAN DAN WISATA

Jumlah tempat wisata


Hotel bintang 5

1 buah

Hotel bintang 4

 

Hotel bintang 3

 

Hotel bintang 2

 

Hotel bintang 1

 

Hotel melati

 

Diskotik

 

Bilyar

 

Karaoke

 

Museum

 

Restoran

 

Bioskop

 

 

L. PRASARANA DAN SARANA KEBERSIHAN

Tempat Pembuangan Sementara

 

Tempat Pembuangan Akhir

 

Alat penghancur sampah//incinerator

Tidak ada

Jumlah gerobak sampah

 

Jumlah tong sampah

 

Jumlah truck pengangkut sampah

 

Jumlah Satgas Kebersihan

 

Jumlah anggota Satgas Kebersihan

 

Jumlah pemulung

 

Tempat pengelolaan sampah

Tidak ada

Pengelolaan sampah lingkungan/RT

Pemerintah

Pengelola Sampah lainnya

Tidak ada

CopyRight@Kantor Kominfo Kota Bogor